Al-Ahzab (33) : 6
النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنْفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ وَأُولُو الْأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَى بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ إِلَّا أَنْ تَفْعَلُوا إِلَى أَوْلِيَائِكُمْ مَعْرُوفًا كَانَ ذَلِكَ فِي الْكِتَابِ مَسْطُورًا
Nabi itu lebih menolong dan lebih menjaga kebaikan orang-orang yang beriman daripada diri mereka sendiri; dan isteri-isterinya adalah menjadi ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai pertalian kerabat, setengahnya lebih berhak (mewarisi) akan setengahnya yang lain - menurut (hukum) Kitab Allah - daripada orang-orang yang beriman dan orang-orang Muhajirin (yang bukan kerabatnya), kecuali kalau kamu hendak berbuat baik kepada sahabat-sahabat karib kamu. Hukum yang demikian itu adalah tertulis dalam Kitab Allah. |
Abasa (80) : 1
عَبَسَ وَتَوَلَّى
Ia memasamkan muka dan berpaling, |
Abasa (80) : 7
وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّى
Padahal engkau tidak bersalah kalau ia tidak mahu membersihkan dirinya (dari keingkarannya). |
Abasa (80) : 8
وَأَمَّا مَنْ جَاءَكَ يَسْعَى
Adapun orang yang segera datang kepadamu, |
Abasa (80) : 9
وَهُوَ يَخْشَى
Dengan perasaan takutnya (melanggar perintah-perintah Allah), - |
Page 2 of 2
